Binatang Apa Sih Radio Itu ?

Radio..itu gelombang atau frekuensi.
Media Radio..itu sarana atau alat untuk menyampaikan sesuatu menggunakan sarana gelombang frekuensi. Dalam hal ini Audio.

Radio hanya menggunakan media Audio (suara)tanpa Video (visual). Maka sudah menjadi kewajiban setiap awak siarnya untuk menciptakan video (visual) di setiap benak atau kepala para pendengarnya. Karena itu Radio adalah media paling unik dan selalu dibutuhkan.
Kenapa Radio sampai saat ini masih diminati orang mulai dari Abang Becak sampai Menteri, dari Guru sampai Tentara, dari anak TK sampai seorang lulusan master.

Inilah ”keajaiban” Radio :

• Theatre Of Mind
Seperti yang saya katakan di atas, Radio atau Penyiarnya mampu menghipnotis pikiran pendengarnya dalam sajian ”Wonder Imagination” (nggak kalah kan sama Romi Rafael..hehehe), Dalam imajinasi pendengar akan timbul ”video” masing-masing yang orang lain tidak boleh dan tidak mampu merubahnya.
Ketika anda mendengarkan berita Unjuk Rasa lewat Radio, pasti anda bisa membayangkan bagaimana kacaunya, tegangnya dan anarkisnya situasi pada saat itu.
Anda juga bisa membayangkan dengan seenaknya sendiri setiap detail diri dan pribadi penyiarnya. Mulai dari kecantikan wajahnya, rambutnya, kemolekan tubuhnya.., dan lain-lain, hanya dengan ”The Power Of Voice”

• Personal
Di zaman modern sekarang ini, Radio sudah bisa dinikmati lewat Handphone, iPod, Walkman, dll. Lewat itu semua, anda sudah bisa menikmati suara merdu penyiarnya, sajian lagu-lagu favorit anda, berita dan info-info uptodate.
Lewat sapaan intim dan bersahabat, anda akan terbius di setiap sudut kamar anda, ruang kantor, pasar sampai di kamar mandi.
Anda pasti secara tidak sadar ikut bernyanyi, ikut tertawa, ikut sebel bahkan ikut termehek-mehek mendengarkan sajian informasi dan hiburannya.

• Murah
Untuk urusan bisnis, beriklan di Radio relatif lebih murah dari pada beriklan di media lainnya. Durasi spot +/- 1 menit bisa Cuma Rp.30.000,- dan langsung didengar minimal 150 telinga. Jadi, biaya untuk menyampaikan pesan iklan per orang hanya mengeluarkan biaya Rp.5 ,-. ” Sekali berujar, sejuta telinga mendengar”. Keren.........
Untuk berinteraktif ikut beropini, request lagu bahkan curhat, tidak perlu interlokal, karena radio bersifat lokal.

• Cepat
Kecepatan dan ketepan informasi sudah menjadi kebutuhan kita. Live Report dari reporternya bisa menyuguhkan berita lebih cepat dari media lainnya. Tidak menunggu mengirim hasil video atau turun cetak basoknya.
Radio juga sangat fleksibel dengan perubahan, karena bisa disajikan cepat saat kejadian atau peristiwa terjadi.

• Secondary Activity
Bayangkan anda membaca koran atau majalah sambil ngobrol atau smsan, melihat TV sambil mengendarai motor atau mobil. Imposible...
Kalo radio? Sangat bisa. Mendengarkan radio bisa sambil membaca koran, nonton TV, ngobrol, makan, mengendarai motor / mobil, masak, sampai ngepel lantai. Wonderfull...

• Daya Tembus
Kekuatan suara lebih dasyat daripada gambar.
Kalau anda tidak suka dengan tayangan TV, anda cukup menutup mata, tapi ketika anda mencoba menutup telinga, sekuat apapun anda pasti masih bisa mendengar suaranya.

• Berintonasi
Sajian di Radio langsung berintonasi / bernada.
” Anjing makan ayam mati ”
Kalau di artikel atau di sms, mana pemenggalan yang benar? Kalau salah memenggal kata, bisa beda artinya dan salah paham.

Masih banyak sekali karakteristik Radio yang merupakan senjata ampuh agar diminati oleh para penggemarnya.
Tapi semua pasti ada kelebihan dan kekurangannya. Baik Radio, TV, koran maupun majalah harus bersinergi untuk memberikan kepuasan informasi dan hiburan kepada masyarakat yang butuh dan haus akan semua itu.


baca semuanya biar puaazz..

News Digging / Menggali Berita

Di lapangan, seorang reporter yang kurang persiapan akan bingung dan bahkan tidak mengetahui apa yang harus dilakukan. Untuk menghindari hal ini, maka seorang reporter sangat dianjurkan untuk melakukan persiapan sebelum terjun ke lapangan. Salah satu persiapan yang perlu dilakukan adalah melalui “penggalian berita”.

Ada beberapa sarana yang bisa digunakan untuk menggali berita lebih dalam:

1. Rapat Redaksi

Sebuah produk berita, adalah hasil kerja team. Biasanya setiap hari sebuah media pemberitaan paling tidak menyelenggarakan rapat redaksi satu kali. Waktu pelaksanaan rapat redaksi bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan situasi kerja di radio kita masing-masing. Idealnya jika briefing dilakukan pagi hari, bisa dilaksanakan sebelum aktifitas pemberitaan dimulai, antara jam 8, 9 atau 10 pagi. Jika kita memberlakukan shift kerja dalam divisi pemberitaan, kita bisa membuat rapat redaksi di sore hari, bertepatan dengan waktu pergantian shift agar semua yang terlibat bisa mengikuti rapat ini (kecuali yang sedang bertugas di lapangan), yaitu sekitar jam 3 atau 4 sore.

Rapat Redaksi biasanya dipimpin oleh editor dan diselenggarakan dalam waktu yang singkat, antara 10 sampai 15 menit saja, tergantung dari banyak sedikitnya berita yang akan dibahas. Selain membahas berita, dalam rapat juga dilakukan evaluasi dari isi, kemasan dan bentuk dari berita yang sudah disiarkan sejak briefing terakhir, serta merencanakan berita yang akan diliput dan disiarkan.

Contoh evaluasi: Apakah ada yang lolos, apakah berita kita cukup aktual dan tidak kalah dengan radio dan media lain, apakah hasil rekaman wawancara kemarin sudah di-edit, sudah disiarkan dan sudah sesuai standar dan lain sebagainya.

Jangan lupa untuk menyampaikan perkembangan berita terakhir kepada reporter, sekaligus membagi tugas reporter. Jika diperlukan, dalam rapat redaksi juga bisa didiskusikan apa yang akan menjadi berita utama, apakah perlu melakukan wawancara dengan narasumber tertentu dan lain sebagainya.

2. Agenda Liputan

Dalam sebuah News Room, diperlukan adanya 1 media, entah itu papan tulis, white board, work-sheet atau kalau jaman modern seperti sekarang bisa berupa sebuah file document Microsoft Office yang bisa diakses oleh semua bagian yang terlibat dalam pemberitaan. Sarana ini digunakan untuk mencatat, tugas apa yang diberikan atau sedang dikerjakan oleh setiap personil, sehingga setiap orang bisa saling mengetahui apa yang sedang dilakukan oleh anggota team yang lain.

Selain tugas masing-masing personil, dalam dokumen ini tentunya dicantumkan pula Agenda Liputan yang berisi berita-berita atau kegiatan apa saja yang harus diliput, termasuk perencanaan liputan atau acara-acara yang akan berlangsung di waktu mendatang. Biasanya rencana liputan atau jadual kegiatan yang akan berlangsung bisa diisi oleh editor dan reporter senior.

Acara-acara yang akan berlangsung diantaranya adalah konferensi pers, seminar, launching product, kegiatan para news maker dan lain sebagainya.

3. Bank Data

Bank Data ini berisi data organisasi dan narasumber atau orang-orang yang bisa kita kontak lengkap dengan nomor telpon mereka. selain nomor kantor, usahakanlah selalu mendapatkan nomor handphone narasumber bahkan jika memungkinkan nomor telpon rumah agar kita lebih mudah menghubungi mereka. Bank Data harus bisa diakses oleh semua reporter dan harus ada satu petugas yang memperbaharuinya secara teratur.

4. Arsip Berita

Berita yang selalu berkembang sehingga diperlukan pengarsipan berita, sehingga jika ada perkembangan dikemudian hari, kita tidak akan mengalami kerepotan dalam menggali data. Saat ini, selain menggali data dari bagian pengarsipan di radio kita, reporter juga dituntut untuk kreatif mencari data di internet. Selain untuk penggalian data, arsip berita juga diperlukan jika ada pendengar atau pihak-pihak tertentu yang menanyakan suatu berita yang pernah kita siarkan. Idealnya, berita yang diarsipkan mulai dari naskah berita, rekaman wawancara hingga siaran berita.

5. Kontak dan Catatan Pribadi

Seorang reporter biasanya memiliki buku catatan sendiri yang berisi nomor-nomor narasumber yang biasa diwawancarai. Dianjurkan data ini untuk selalu dikembangkan dan juga diberikan ke petugas pencatatan bank data di news room, agar jika terjadi sesuatu dengan catatan pribadi tersebut, misalnya hilang, kita masih memiliki back up-nya di kantor. Selain kontak pribadi, reporter dianjurkan untuk membuat catatan-catatan kecil sendiri setiap meliput sebuah peristiwa. Tujuannya adalah, jika ada perkembangan lebih lanjut mengenai berita tersebut dengan mudah kita bisa membuka catatan tersebut dan mengingat apa yang perlu untuk ditindak lanjuti.



baca semuanya biar puaazz..

Recent Comments

Runing Texts (update)

Monggo Chatting

LET's CHAT with YAHOO

HERDIyanto

My photo
Malang, Jawa Timur, Indonesia
I'm Just Human Being..just ordinary Man.. Marga Herdiyanto ~ Herdi ~ Malang, 21 Agustus 1979 Jl. Danau Sentani Dalam H-1 M-14 Work : (Radio) 89.5 RCBFM MALANG As : - Music Director - Sound Designer - Announcer Also : ON AIR BROADCASTING SCHOOL MALANG as : Promo Manager & Tentor On Air Scedule : Senin : 19.00-22.00 : A S K S Selasa: 11.00-12.00 : DEPOT DANGDUT Kamis : 11.00-12.00 : DEPOT DANGDUT 19.00-21.00 : NURUT GAK NURUT Jumat : 11.00-12.00 : DEPOT DANGDUT Sabtu : 11.00-12.00 : DEPOT DANGDUT Minggu: 08.00-09.00 : CHART 8 INDO HITS 15.00-17.00 : PRODUSER on FOLARE

  ©Template by Dicas Blogger.